
TUGAS 1 Softskill Sejarah Ilmu Sosial Dasar
NAMA : KHONISA EKA ARIANANDA
NPM : 56419909
KELAS : 1IA06
MATA KULIAH : SOFTSKILL ILMU SOSIAL DASAR
NAMA : KHONISA EKA ARIANANDA
NPM : 56419909
KELAS : 1IA06
MATA KULIAH : SOFTSKILL ILMU SOSIAL DASAR
Pergetian Dan Sejarah Ilmu Sosial Dasar
- Pengertian ISD
ilmu social dasar (
ISD ) adalah ilmu pengetahuan yang menelaah masalah – masalah social yang
timbul dan berkembang, khususnya yang diwujudkan oleh warga Indonesia dengan
menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari
berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social.
pengetahuan yg menelaah masalah2 sosial, khususnya masalah – masalah yg
diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori – teori yg
berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu – ilmu
sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik,
Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah)
• LEWIS
o Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya.
• KEITH JACOBS
o Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dibangun dan terjadi dalam sebuah situs komunitas.
• RUTH AYLETT
o Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap inheren dan terintegrasi.
- Sejarah
Sejarah, babad, hikayat, riwayat, atau tambo dalam bahasa
Indonesia dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar
terjadi pada masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah, terutama bagi
raja-raja yang memerintah.[1] Adapun ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan
untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.[2] Pengetahuan sejarah
meliputi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan
akan cara berpikir secara historis. Orang yang mengkhususkan diri mempelajari
sejarah atau ahli sejarah disebut sejarawan.
Dahulu, pembelajaran mengenai sejarah dikategorikan sebagai
bagian dari ilmu budaya (humaniora). Akan tetapi, kini sejarah lebih sering
dikategorikan ke dalam ilmu sosial, terutama bila menyangkut perunutan sejarah
secara kronologis. Ilmu sejarah mempelajari berbagai kejadian yang berhubungan
dengan kemanusiaan di masa lalu. Ilmu sejarah dapat dibagi menjadi kronologi,
historiografi, genealogi, paleografi, dan kliometrik.
- Tujuan ISD
ISD membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian
mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan ciri – ciri kepribadian yg
diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah
laku manusia dlm menghadapi manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia
– manusia lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik.
ISD juga merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan
memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yg
dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial agar daya tanggap (tanggap
nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial
dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya
menjadi lebih besar.
- Hubungan ISD dengan IPS
Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
Adapun persamaan antara keduanya adalah :
- Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
- Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
- Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
- Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
- Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
- Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.
Bahan pembelajaran ISD
Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang
secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang
kenyataankenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang
sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam
Ilmu Pengetahuan sosial.
Keanekaragaman dan konsep kesatuan sosial bertolak dari
kedua konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan kita sadari bahwa di
dalam masyrakat selalu terdapat:
Persamaaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah
laku baik secara individual atau kelompok atau golongan.
Persamaan dan perbedaan kepentingan
Persamaan dan perbedaan itulah yang menyebabkan sering
timbulnya pertentangan/konflik, kerja-sama, kesetiakawanan antar individu dan
golongan.
Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat,
biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu
dengan lainnya saling berkaitan.
- Ruang Lingkup ISD
ISD meliputi dua
kelompok utamam, studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga – lembaga
sosial. yg terutama terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang
yg kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.
Sasaran STUDI ISD adalah aspek – aspek yg paling dasar yg
ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah – masalah yg
terwujud dari padanya.
Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah
sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu
kita dapat mengindentifikasi kenyataankenyataan sosial dan memahami sejumlah
konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial
Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu,
Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara
berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang
disiplin ilmu atau sudut pandangannya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan
pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang
kenyataankenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang
sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam
Ilmu Pengetahuan sosial.Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya
konsep “keanekaragaman” dan kosep “Kesatuan sosial”. Bertolak dari kedua konsep
tersebut di atas, maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat
selalu terdapat :
Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat,
biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu
dengan lainnya saling berkaitan.
Konsorsium Antar Bidang telah menetapkan bahwa perkuliahan
Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok bahasan. Dari ke delapan Pokok
Bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan
mempelajari dan memahami adanya :
1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan
perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
2. Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3. Masalah pemuda dan sosialisasi.
4. Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6. Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
7. Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran
dan kesejahteraan
masyarakat.
-
Manfaat Belajar Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar sekarang mulai banyak diberikan kepada
pelajar terutama mahasiswa sebagai suatu bahan program pembelajaran atau mata
kuliah softskill. Mata kuliah ini di berikan dengan tujuan untuk memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
guna mempelajari gejala-gejala sosial yang ada agar daya tanggap, presepsi dan
penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat berjalan baik.
Ilmu sosial dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang
masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang di harapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mempelajari masalah manusia. Manfaat dari mempelajari ilmu
sosial dasar adalah mahasiswa jadi lebih menyadari dan memahami adanya
kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial di dalam masyarakat,
menjadi lebih peka terhadap masalah-masalah sosial yang ada di lingkungannya
dan tanggap untuk ikut serta atau membantu dalam usaha-usaha menanggulanginya,
jadi lebih menyadari bahwa setiap masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat
selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mempelajarinya, membantu masyarakat
mengenal satu sama lain, saling berinteraksi, lebih memahami jalan pikiran para
ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain, membantu perkembangan wawasan penalaran
kepribadian mahasiswa.
Manfaat mempelajari ilmu social dasar tidak hanya didapat
dari mahasiswa, tetapi juga masyarakat. Salah satu manfaatnya, kita sebagai
makhluk social dapat memahami bagaimana bersosialisasi yang baik antar sesame,
karena pada akhirnya kita pun akan turun ke masyarakat, dan kita harus bisa
menghadapi diri kita dengan ilmu social dasar yang tercukupi. Sebagai manusia,
kita adalah makhluk social, yang tidak bisa hidup dengan hanya sendirian saja.
Kita perlu bersosialisasi dengan orang lain juga. Oleh sebab itu, ktia harus
mempelajari kehidupan sosial di tengah-tengah dunia ini seperti apa dan
bagaimana cara kita untuk dapat menjaga hubungan sosial ini tetap harmonis dan
baik.
Manfaat Belajar Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar sekarang mulai banyak diberikan kepada
pelajar terutama mahasiswa sebagai suatu bahan program pembelajaran atau mata
kuliah softskill. Mata kuliah ini di berikan dengan tujuan untuk memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
guna mempelajari gejala-gejala sosial yang ada agar daya tanggap, presepsi dan
penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat berjalan baik.
Ilmu sosial dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang
masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang di harapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mempelajari masalah manusia. Manfaat dari mempelajari ilmu
sosial dasar adalah mahasiswa jadi lebih menyadari dan memahami adanya
kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial di dalam masyarakat,
menjadi lebih peka terhadap masalah-masalah sosial yang ada di lingkungannya
dan tanggap untuk ikut serta atau membantu dalam usaha-usaha menanggulanginya,
jadi lebih menyadari bahwa setiap masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat
selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mempelajarinya, membantu masyarakat
mengenal satu sama lain, saling berinteraksi, lebih memahami jalan pikiran para
ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain, membantu perkembangan wawasan penalaran
kepribadian mahasiswa.
Manfaat mempelajari ilmu social dasar tidak hanya didapat
dari mahasiswa, tetapi juga masyarakat. Salah satu manfaatnya, kita sebagai
makhluk social dapat memahami bagaimana bersosialisasi yang baik antar sesame,
karena pada akhirnya kita pun akan turun ke masyarakat, dan kita harus bisa
menghadapi diri kita dengan ilmu social dasar yang tercukupi. Sebagai manusia,
kita adalah makhluk social, yang tidak bisa hidup dengan hanya sendirian saja.
Kita perlu bersosialisasi dengan orang lain juga. Oleh sebab itu, ktia harus
mempelajari kehidupan sosial di tengah-tengah dunia ini seperti apa dan
bagaimana cara kita untuk dapat menjaga hubungan sosial ini tetap harmonis dan
baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar