Jelaskan apa
fungsi dan kegunaan dari web browser !
"Fungsi
Web Browser"
1. Membuka Laman Website
Dengan menggunakan web browser seseorang bisa langsung menuju alamat
dimana ia akan mengakses data, sementara itu jika menggunakan search engine
maka ia hanya akan mendapatkan beberapa website yang sesuai dengan kata kunci
(keyword) yang dimasukkan.
2. Memastikan Keamanan Suatu Web
Bisanya dalam web browser juga terdapat
proses authentication atau proses verifikasi suatu website atau laman
dan juga untuk memastikan bahwa laman tersebut tidak berbahaya bagi perangkat
jika dikunjungi, misalnya untuk menghindarkan perangkat komputer atau gadget
dari virus yang bisa menyebabkan kerusakan pada sistem komputer.
3. Mendukung Permintaan Data
Fungsi lain dari web browser adalah untuk mendukung permintaan data yang
dibutuhkan oleh pengguna yang dikenal dengan istilah requesting supporting
data item.
Hampir seluruh alamat web yang ada di internet bisa diakses dengan
menggunakan web browser dan data yang berupa foto atau media lainnya dapat
disimpan (download) secara langsung dalam dokumen komputer.
4. Mengumpulkan Data dan Memaksimalkan Tampilan
Selain memberikan akses pada laman yang dituju secara langsung, web
browser juga berfungsi dalam mengumpulkan seluruh data pada suatu website
termasuk efek yang ada di dalamnya sehingga laman web tersebut dapat
ditampilkan dengan lebih baik dan maksimal. Tidak hanya menampilkan teks, web
browser juga bisa menampilkan video, foto dan audio pada suatu laman.
5. Mendukung Penggunaan Search Engine
Mesin pencari atau search engine secara umum merupakan bagian
dari web browser sehingga pengguna bisa mencari data dengan lebih mudah dan
lebih cepat tanpa harus mengetikkan alamat pada address bar dalam menu web
browser.
"Manfaat Web Browser"
Web browser mempermudah anda dalam mengakses
informasi kepada media seperti situs, blog, gambar, video, dan lain-lain. Web
browser bisa juga digunakan sebagai media untuk berjejaring sosial misalnya
melalui Facebook, Twitter, Google Plus, dan lain-lain.
Selain untuk berselancar di dunia internet, web browser juga dapat
menyimpan file yang anda cari saat menjelajah internet. Anda juga bisa
mem-bookmark situs yang anda anggap penting.
Dapat juga digunakan untuk mengakses mesin pencari (serach engine
seperti Google misalnya) yang biasa digunakan untuk mencari informasi. Serta
masih banyak lagi manfaat dari web browser yang bisa Anda gunakan untuk
mempermudah aktifitas berselancar di dunia maya.
Jelaskan
gangguan atau ancaman apa saja yang dapat muncul pada sistem komputer melalui
web browser !
1. Hijacking
Hijacking adalah suatu kegiatan yang berusaha untuk memasuki (menyusup)
ke dalam system melalui system operasional lainnya yang dijalankan oleh
seseorang (hacker). System ini dapat berupa server, jaringan/networking
(LAN/WAN), situs web, software atau bahkan kombinasi dari beberapa system
tersebut. Namun perbedaannya adalah hijacker menggunakan bantuan software atau
server robot untuk melakukan aksinya, tujuannya adalah sama dengan para
cracker, namun para hijacker melakukan lebih dari pada cracker, selain mengambi
data informasi dan informasi pendukung lain, tidak jarang system yang dituju
juga diambil alih atau bahkan dirusak. Dan yang paling sering dilakukan dalam
hijacking adalah Session Hijacking.
2. Session hijacking
Hal yang paling sulit dilakukan seseorang untuk masuk ke dalam suatu
system (attack) adalah menebak password. Terlebih lagi apabila password yang
hanya berlaku satu kali saja (one time password).
Satu cara yang lebih mudah digunakan untuk masuk ke dalam sistem adalah
dengan cara mengambil alih session yang ada setelah proses autentifikasi
berjalan dengan normal. Dengan cara ini penyerang tidak perlu repot melakukan
proses dekripsi password, atau menebak-nebak password terlebih dahulu. Proses
ini dikenal dengan istilah session hijacking. Session hijacking adalah proses
pengambil-alihan session yang sedang aktif dari suatu sistem. Keuntungan dari
cara ini adalah Anda dapat mem-bypass proses autentikasi dan memperoleh hak
akses secara langsung ke dalam sistem.
Ada dua tipe dari session hijacking, yaitu serangan secara aktif dan
serangan secara pasif. Pada serangan secara pasif, penyerang hanya menempatkan
diri di tengah-tengah dari session antara computer korban dengan server, dan
hanya mengamati setiap data yang ditransfer tanpa memutuskan session aslinya.
Pada aktif session hijacking, penyerang mencari session yang sedang aktif, dan
kemudian mengambil-alih session tersebut dengan memutuskan hubungan session
aslinya. Enam langkah yang terdapat pada session hijacking adalah:
· Mencari target
· Melakukan prediksi sequence number
· Mencari session yang sedang aktif
· Menebak sequence number
· Memutuskan session aslinya
· Mengambil-alih session
Beberapa program atau software yang umumnya digunakan untuk melakukan
session hijacking adalah Juggernaut,Hunt, TTY Watcher, dan IP Watcher. Untuk
lebih jelasnya di bawah ini dibahas dua tool dari session hijacking yang sudah
cukup populer dan banyak digunakan, yakni Juggernaut dan Hunt.
3. Juggernaut
Software ini sebenarnya adalah software network sniffer yang juga dapat
digunakan untuk melakukan TCP session hijacking. Juggernaut berjalan pada
sistem operasi Linux dan dapat diatur untuk memantau semua network traffic. Di
samping itu program ini pun dapat mengambil (capture) data yang kemungkinan
berisi user name dan password dari user (pengguna) yang sedang melakukan proses
login.
4. Hunt
Software ini dapat digunakan untuk mendengarkan (listen), intersepsi
(intercept), dan mengambil-alih (hijack) session yang sedang aktif pada sebuah
network. Hunt dibuat dengan menggunakan konsep yang sama dengan Juggernaut dan
memiliki beberapa fasilitas tambahan.
5. Replay
Replay Attack, bagian dari Man In the Middle Attack adalah serangan pada
jaringan dimana penyerang "mendengar" percakapan antara pengirim (AP)
dan penerima (Client) seperti mengambil sebuah informasi yang bersifat rahasia
seperti otentikasi, lalu hacker menggunakan informasi tersebut untuk berpura-pura
menjadi Client yang ter-otentikasi. Contoh : Client mau konek ke AP, Client
memberikan identitasnya berupa password login, Hacker "mengendus"
password login, setelah si Client dis-konek dari AP, Hacker menggunakan
identitas Client yang berpura-pura menjadi Client yang sah, dapat kita lihat
seperti contoh di atas.
6. Spyware
Spyware merupakan turunan dari adware, yang memantau kebiasaan pengguna
dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan “segudang iklan”
kepada pengguna. Tetapi, karena adware kurang begitu berbahaya (tidak melakukan
pencurian data), spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang ia kumpulkan
kepada pembuatnya.
7. Cookies
HTTP cookie, web cookie, atau cookie adalah serangkaian teks yang
dikirimkan oleh server ke penjelajah web yang kemudian akan mengirimkannya
kembali tanpa diubah ke server setiap kali penjelajah web mengakses situs web.
HTTP cookies digunakan untuk melakukan otentikasi, penjejakan, dan memelihara
informasi spesifik dari para pengguna, seperti preferensi pengguna atau daftar
keranjang belanja elektronik mereka. Cookies yang masih tersimpan di komputer
dapat mempercepat akses ke situs web yang bersangkutan. Namun demikian, cookies
dapat mengurangi ruang di cakram keras komputer dan memberi peluang bagi
spyware yang menyebar melalui cookies untuk masuk ke komputer. Cookies juga
dapat menjadi kelemahan bagi situs yang membutuhkan akses log in yang
terenkripsi, karena pada Shared Computer, Cookies bisa menjadi musuh utama
keamanan, yang membuat kita bisa masuk ke halaman orang lain tanpa memasukkan
password apapun, sekalipun passwordnya sudah diganti.
8. Phising
Phising adalah suatu bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan
untuk mendapatkan informasi peka, seperti kata sandi dan kartu kredit, dengan
menyamar sebagai orang atau bisnis yang tepercaya dalam sebuah komunikasi
elektronik resmi, seperti surat elektronik atau pesan instan.
Pelaku biasanya mempergunakan berbagai macam cara, cara yang paling
biasa dilakukan adalah dengan mengirimkan email permintaan update atau
validasi, di mana di dalamnya pelaku akan meminta username, password, dan
data-data penting lainnya untuk nantinya disalahgunakan pelaku untuk
kepentingan pribadinya. Namun kini beberapa web browser terbaru telah
dilengkapi dengan fitur anti-phising, sehingga dapat mengurangi resiko terkena
phising pada saat surfing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar